Admin
Selasa, 15 Juli 2025
Pada hari Senin, 14 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Kesehatan Daerah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan berbasis data melalui kegiatan monitoring dan evaluasi Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di Puskesmas Kedungwuni I. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa penerapan sistem informasi di tingkat fasilitas kesehatan tingkat pertama berjalan secara optimal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi penyelenggaraan layanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Monitoring dan evaluasi ini dilakukan oleh tim dari Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) Dinkes Kabupaten Pekalongan yang secara rutin mengunjungi Puskesmas Kedungwuni I. Adapun tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh proses penerapan SIK sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku serta dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang akurat, tepat waktu, dan terpercaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan terdapat peningkatan kualitas pengelolaan data dan informasi yang akan berimbas langsung pada efektivitas pelayanan kesehatan di tingkat pertama.
Dalam proses peninjauan, tim dari MIK melakukan beberapa pemeriksaan utama yang meliputi aspek ketersediaan dan kemampuan sarana prasarana teknologi, seperti komputer, server, dan koneksi internet yang memadai. Selain itu, mereka juga menilai tingkat kepatuhan petugas dan staf medis terhadap prosedur operasional standar (SOP) yang telah ditetapkan untuk pengelolaan data dan informasi kesehatan.
Aspek kompetensi sumber daya manusia pun menjadi perhatian penting dalam kegiatan ini. Tim melakukan evaluasi terhadap pemahaman dan kemampuan staf di Puskesmas Kedungwuni I dalam mengoperasikan sistem, menginput data, serta mengelola informasi secara efisien dan akurat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa tenaga kesehatan dan administrator mampu memanfaatkan teknologi secara optimal demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Tak kalah penting, tim juga memeriksa kemampuan integrasi data antara sistem Electronic Medical Record (e-RM) dengan sistem utama yang dimiliki oleh Sistem Sehat Satu Sehat (SSS). Integrasi data yang baik akan memudahkan sinkronisasi informasi, mempercepat proses pengambilan keputusan, dan memperkuat pengawasan serta monitoring pelayanan kesehatan di tingkat kabupaten.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bukan hanya dilakukan sebagai langkah sesaat, tetapi merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk membangun sistem kesehatan yang lebih maju, handal, dan berkelanjutan. Dengan pelaksanaan yang rutin dan konsisten, diharapkan sistem informasi kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Pekalongan dapat terus meningkat efektivitas dan efisiensinya.
Selain meningkatkan kualitas pengelolaan data, kegiatan ini juga mendukung upaya penguatan kapasitas petugas dan memperkuat fondasi digitalisasi layanan kesehatan yang mampu adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Sistem yang robust akan memastikan data yang terkumpul akurat dan lengkap, yang selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan strategis dalam rangka peningkatan pelayanan serta pencapaian target kesehatan daerah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menyadari bahwa keberhasilan pembangunan sistem informasi kesehatan sangat bergantung pada kolaborasi, komitmen, dan keberlanjutan kegiatan evaluasi. Oleh sebab itu, kegiatan monitoring dan evaluasi secara rutin ini akan terus diupayakan, agar sistem informasi kesehatan di Puskesmas Kedungwuni I maupun fasilitas kesehatan lainnya di daerah ini semakin kuat dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dengan semangat tetap sehat dan bahagia, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan dalam pelayanan kesehatan berbasis data digital yang akurat dan terpercaya. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, efisien, dan terintegrasi secara menyeluruh.