|
No. |
Komponen |
Uraian |
|
1. |
Persyaratan |
1. Tersedianya Rekam Medis 2. Tersedianya kartu imunisasi/KMS |
|
2. |
Sistem, Mekanisme, Prosedur |
1. Petugas memanggil pasien berdasarkan nomor urut 2. Identifikasi Pasien 3. Petugas memeriksa pasien apakah tidak ada kontraindikasi pemberian imunisasi 4. Petugas memeriksa keadaan umum pasien saat ini apakah layak untuk diberikan imunisasi (keadaan sehat) 5. Petugas menentukan status imunisasi pasien, menentukan jenis imunisasi yang akan diberikan, dan menentukan suntikan yang akan diberikan 6. Petugas menjelaskan kepada pasien dan keluarga tentang manfaat dan efek samping yang dapat ditimbulkan dari pemberian imunisasi |
Kamis, 7 Juli 2022
slot gacor
Judul Indikator
:
Desa/Kelurahan yang melaksanakan kegiatan posyandu lansia
Dasar Pemikiran
:
Rencana Aksi Nasional /RAN Kesehatan Lanjut Usia Tahun 2020-2024
Dimensi Mutu
:
Efektif
Tujuan
:
Memantau kesehatan lansia (usia 45 tahun keatas)
Definisi Operasional
:
Jumlah desa/kelurahan yang memiliki dan melaksanakan kegiatan posyandu lansia
Jenis Indikator
:
Input : Setiap Desa/kelurahan memiliki Posyandu lansia beserta kader kesehatan sebagai pelaksana posyandu lansia
Satuan Pengukuran
:
Setiap Desa/Kelurahan memiliki dan melaksanakan posyandu lansia setiap bulan sekali
Numerator
:
Jumlah desa/kelurahan yang memiliki dan melaksanakan posyandu lansia
Denominator
:
Jumlah desa/kelurahan wilayah kerja puskesmas Kedungwuni I
Target Pencapaian
:
100%
Kriteria
:
Formula
:
Numerator/Denominator x 100%
Metode Pengumpulan Data
:
Observasi
Sumber Data
:
Buku catatan Posyandu Lansia dan Posbindu
Instrumen Pengumpulan Data
|
3. |
|
Jangka Waktu Penyelesaian |
|
10 Menit |
|
4. |
Biaya/tarif |
Umum : Perbup No. 51 tahun 2021 dan perbup No.68 Tahun 2021 JKN : Permenkes No. 59 tahun 2014 |
|
5. |
Produk Layanan |
1. Pelayanan Imunisasi bayi dan balita 2. Pelayanan imunisasi ibu hamil 3. Pelayanan Imunisasi calon pengantin 4. Pelayanan Imunisasi COVID-19 |
|
6. |
Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan |
2. Telepon : (0285) 4482559 3. SMS/WA Pengaduan : 085727444437 4. Kotak Saran |
|
7. |
Dasar Hukum |
1. UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan 2. Permenkes RI No.75 tahun 2014 tentang puskesmas |
|
8. |
Sarpras/Fasilitas |
1. Termometer 2. Timbangan badan 3. Meja 4. Kursi 5. Komputer 6. Cool Chain yang berisi vaksin 7. Lemari pendingin 3 buah 8. AC 2 buah 9. Emergensi kit |
|
9. |
Kompetensi pelaksana |
1. Bidan dengan STR dan SIP aktif 2. Perawat dengan STR dan SIP aktif 3. Mengetahui Standar Operasional Prosedur |
|
10. |
Pengawasan Internal |
Kepala Puskesmas melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya) dan rapat sewaktu-waktu dalam keadaan yang dianggap penting |
|
11. |
Jumlah Pelaksana |
Bidan : 1 orang Perawat : 1 orang |
|
12. |
Jaminan Pelayanan |
1. Pasien diperiksa oleh tenaga kesehatan sesuai dengan kompetensinya 2. Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan standar pelayanan medis dan prosedur tetap 3. Apabila tidak bisa ditangani dirujuk ke rumah sakit rujukan tingkat lanjut 4. Dilayani oleh petugas yang memiliki sikap ramah, teliti, cekatan/responsif |
|
13. |
Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan |
1. Informasi tentang rekam medis pasien dijamin kerahasiaanya 2. Peralatan medis yang digunakan sesuai standar 3. Petugas yang kompeten |
|
14. |
Evaluasi kinerja pelayanan |
Evaluasi dilakukan melalui mini loka karya bulanan puskesmas |
|
No. |
Komponen |
Uraian |
|
1. |
Persyaratan |
Tersedianya Rekam Medis |
|
2. |
Sistem, Mekanisme, Prosedur |
1. Petugas pemeriksa memanggil pasien berdasarkan nomor urut 2. Identifikasi pasien 3. Pengukuran tanda vital 4. Anamnesa 5. Pasien dilayani oleh bidan 6. Petugas pemeriksa mencatat di lembar rekam medis dan pcare/epus 7. Petugas pemeriksa memberikan kertas resep/pemberian obat bila diperlukan |
|
3. |
Jangka Waktu Penyelesaian |
1. Konsultasi : 10 menit 2. Suntik KB : 10 menit 3. Pemasangan implant : 15 menit 4. Pelepasan implant : 15 menit 5. Pemasangan IUD : 20 menit 6. Pelepasan IUD : 15 menit |
|
4. |
Biaya/tarif |
Umum : Perbup No. 51 tahun 2021 dan perbup No.68 Tahun 2021 JKN : Permenkes No. 59 tahun 2014 |
|
5. |
Produk Layanan |
1. Pelayanan Keluarga Berencana 2. Tindakan Medis yang akan dilakukan (suntik KB, pemasangan/pekepasan implan, pemasangan/pelepasan IUD) 3. Konsultasi (KIE) |
|
6. |
Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan |
2. Telepon : (0285) 4482559 3. SMS/WA Pengaduan : 085727444437 4. Kotak Saran |
|
7. |
Dasar Hukum |
1. UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan 2. Permenkes RI No.75 tahun 2014 tentang puskesmas |
|
8. |
Sarpras/Fasilitas |
1. 1/2 Klem Korcher 2. Anuskop 3. Bak Instrumen dengan tutup 4. Baki Logam Tempat Alat Steril Bertutup Doppler 5. Gunting Benang 6. Gunting Verband 7. Korcher Tang 8. Mangkok untuk Larutan 9. Meja Instrumen / Alat 10. Meja Periksa Ginekologi dan kursi pemeriksa Palu Refleks 11. Pen Lancet 12. Pinset Anatomi Panjang 13. Pinset Anatomi Pendek 14. Pinset Bedah 15. Silinder Korentang Steril 16. Sonde mulut 17. Spekulum Vagina (Cocor Bebek) Besar 18. Spekulum Vagina (Cocor Bebek) Kecil 19. Spekulum Vagina (Cocor Bebek) Sedang 20. Spekulum Vagina (Sims) 21. Sphygmomanometer Dewasa 22. Stand Lamp untuk tindakan 23. Stetoskop Dewasa 24. Sudip lidah logam / Spatula Lidah Logam panjang 12 cm 25. Sudip lidah logam / Spatula Lidah Logam panjang 16,5 cm 26. Tampon Tang 27. Tempat Tidur Periksa 28. Termometer Dewasa 29. Timbangan Dewasa 30. Torniket Karet 31. Lampu periksa 32. Baki Logam Tempat Alat Steril Bertutup 33. Implant Kit 34. IUD Kit 35. Vaccine carrier 36. Vaccine Refrigerator 37. Alkohol 38. Benang Chromic Catgut 39. Cairan Desinfektan 40. Disposable Syringe, 1 cc 41. Disposable Syringe, 2,5 - 3 cc 42. Disposable Syringe, 5 cc 43. Kain Steril 44. Kapas 45. Kasa Non Steril |
|
9. |
Kompetensi pelaksana |
1. Bidan dengan STR dan SIP aktif 2. Mengetahui Standar Operasional Prosedur 3. Keahlian dan ketrampilan sesuai profesi dan kompetensi |
|
10. |
Pengawasan Internal |
Kepala Puskesmas melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya) dan rapat sewaktu-waktu dalam keadaan yang dianggap penting |
|
11. |
Jumlah Pelaksana |
Bidan : 2 orang |
|
12. |
Jaminan Pelayanan |
1. Pasien diperiksa oleh tenaga kesehatan sesuai dengan kompetensinya 2. Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan standar pelayanan medis dan prosedur tetap 3. Apabila tidak bisa ditangani dirujuk ke rumah sakit rujukan tingkat lanjut 4. Dilayani oleh petugas yang memiliki sikap ramah, teliti, cekatan/responsif |
|
13. |
Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan |
1. Informasi tentang rekam medis pasien dijamin kerahasiaanya 2. Peralatan medis yang digunakan sesuai standar 3. Petugas yang kompeten |
|
14. |
Evaluasi kinerja pelayanan |
Evaluasi dilakukan melalui mini loka karya bulanan puskesmas |
Kamis, 7 Juli 2022
|
No. |
Komponen |
Uraian |
|
1. |
Persyaratan |
1. Rekam Medis 2. Buku KIA |
|
2. |
Sistem, Mekanisme, Prosedur |
1. Petugas pemeriksa memanggil pasien berdasarkan nomor urut 2. Identifikasi pasien 3. Pengukuran tanda vital (TD, BB, TB dan suhu) 4. Pemeriksaan ANC 5. Pasien dilayani oleh dokter atau bidan yang bertugas 6. Pemeriksaan sesuai prosedur 7. Rujukan internal untuk cek laboratorium sesuai indikasi 8. Petugas pemeriksa mencatat di lembar rekam medis dan pcare/epus 9. Petugas pemeriksa menjelaskan kondisi pasien, diagnosis dan edukasi penyakit 10. Petugas pemeriksa memberikan kertas resep/pemberian obat bila diperlukan |
|
3. |
Jangka Waktu Penyelesaian |
Maksimal 15 menit per pasien |
|
4. |
Biaya/tarif |
Umum : Perbup No. 51 tahun 2021 dan perbup No.68 Tahun 2021 JKN : Permenkes No. 59 tahun 2014 |
|
5. |
Produk Layanan |
Pelayanan kesehatan Ibu hamil |
|
6. |
Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan |
2. Telepon : (0285) 4482559 3. SMS/WA Pengaduan : 085727444437 4. Kotak saran |
|
7. |
Dasar Hukum |
1. UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan 2. Permenkes RI No.75 tahun 2014 tentang puskesmas |
|
8. |
Sarpras/Fasilitas |
1. Ruang pelayanan 2. Meja pemeriksa dengan sekat 3. Kursi pemeriksa 4. Meja pemeriksaan 5. Komputer 6. Timbangan 7. Tinggi badan 8. Stetoskop 9. Termometer 10. Sfigmomanometer (alat tensi) 11. USG Doppler 12. Midline (meteran) |
|
9. |
Kompetensi pelaksana |
1. Bidan dengan STR dan SIP aktif 2. Mengetahui Standar Operasional Prosedur 3. Keahlian dan ketrampilan sesuai profesi dan kompetensi |
|
10. |
Pengawasan Internal |
Kepala Puskesmas melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya) dan rapat sewaktu-waktu dalam keadaan yang dianggap penting |
|
11. |
Jumlah Pelaksana |
Bidan : 1 orang |
|
12. |
Jaminan Pelayanan |
1. Pasien diperiksa oleh tenaga kesehatan sesuai dengan kompetensinya 2. Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan standar pelayanan medis dan prosedur tetap 3. Apabila tidak bisa ditangani dirujuk ke rumah sakit rujukan tingkat lanjut 4. Dilayani oleh petugas yang memiliki sifat ramah, teliti, cekatan, responsif, dan dapat dipertanggung jawabkan |
|
13. |
Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan |
1. Informasi tentang rekam medis pasien dijamin kerahasiaanya 2. Peralatan medis yang digunakan sesuai standar 3. Petugas yang kompeten |
|
14. |
Evaluasi kinerja pelayanan |
Evaluasi dilakukan melalui mini loka karya bulanan puskesmas |
Kamis, 7 Juli 2022
|
No. |
Komponen |
Uraian |
|
1. |
Persyaratan |
1. Tersedianya rekam medis pasien 2. Tersedinya KMS bagi bayi dan balita |
|
2. |
Sistem, Mekanisme, Prosedur |
1. Petugas di Poli memanggil pasien berdasarkan nomor urut 2. Bila hasil pemeriksaan di Poli menunujukkan indikasi perlu pemeriksaan status gizi, petugas akan merekomendasikan untuk melanjutkan pemeriksaan gizi 3. Setelah dilakukan pemeriksaan dan analisa, petugas memberikan konseling kepada pasien, dan bila ada persediaan pasien diberikan makanan tambahan, susu, atau vitamin. |
|
3. |
Jangka Waktu Penyelesaian |
15 menit |
|
4. |
Biaya/tarif |
Umum : Perbup No. 51 tahun 2021 dan perbup No.68 Tahun 2021 JKN : Permenkes No. 59 tahun 2014 |
|
5. |
Produk Layanan |
Jasa Pelayanan Kesehatan dan Konsultasi Gizi |
|
6. |
Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan |
2. Telepon : (0285) 4482559 3. SMS/WA Pengaduan : 085727444437 4. Kotak saran |
|
7. |
Dasar Hukum |
1. UU No. 39 Tahun 2009 tentang kesehatan 2. Permenkes RI No. 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas |
|
8. |
Sarpras/Fasilitas |
1. Komputer 2. Timbangan digital 3. Lemari perlengkapan 4. Meja perlengkapan |
|
9. |
Kompetensi pelaksana |
Pelayanan Gizi ditangani oleh tenaga yang berkompeten yaitu Nutrisionis |
|
10. |
Pengawasan Internal |
Kepala Puskesmas melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya) dan rapat sewaktu-waktu dalam keadaan yang dianggap penting |
|
11. |
Jumlah Pelaksana |
Nutrisionis: 1 orang |
|
12. |
Jaminan Pelayanan |
1. Pasien diperiksa oleh Nutrisionis sesuai dengan kompetensinya 2. Dilayani oleh petugas yang memiliki sikap ramah, teliti, cekatan/responsif |
|
13. |
Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan |
1. Kerahasiaan terjamin 2. Petugas yang berkompeten dalam bidangnya. 3. Berpedoman pada medis dan prosedur tetap |
|
14. |
Evaluasi kinerja pelayanan |
Evaluasi dilakukan rutin setiap 1 bulan sekali melalui program mini lokakarya |
Kamis, 7 Juli 2022
|
No. |
Komponen |
Uraian |
|
1. |
Persyaratan |
Tersedianya rekam medis pasien dan atau dengan rujukan internal |
|
2. |
Sistem, Mekanisme, Prosedur |
1. Petugas pemeriksa memanggil pasien berdasarkan nomor urut 2. Identifikasi pasien 3. Pengukuran tanda vital 4. Anamnesa 5. Pasien dilayani oleh dokter umum atau perawat 6. Petugas pemeriksa mencatat di lembar rekam medis dan pcare/epus 7. Petugas pemeriksa memberikan kertas resep/pemberian obat bila diperlukan |
|
3. |
Jangka Waktu Penyelesaian |
10 pasien terdaftar pertama diselesaikan dalam jam pelayanan, dan seterusnya |
|
4. |
Biaya/tarif |
Umum : Perbup No. 51 tahun 2021 dan perbup No.68 Tahun 2021 JKN : Permenkes No. 59 tahun 2014 |
|
5. |
Produk Layanan |
1. Mendapatkan pemeriksaan dan penjelasan tentang penyakit 2. Mendapatkan tindakan yang diperlukan 3. Mendapatkan resep sesuai diagnosa |
|
6. |
Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan |
2. Telepon : (0285) 4482559 3. SMS/WA Pengaduan : 085727444437 4. Kotak saran |
|
7. |
Dasar Hukum |
1. UU No. 39 Tahun 2009 tentang kesehatan 2. Permenkes RI No. 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas |
|
8. |
Sarpras/Fasilitas |
1. Baki logam tempat alat steril bertutup 2. Bingkai uji-coba untuk pemeriksaan refraksi refraksi 3. Buku Ishihara Test 4. Corong telinga/Speculum telinga ukuran kecil, besar, sedang 5. Emesis basin /Nierbeken besar 6. Garputala 512 Hz, 1024 Hz, 2084 Hz 7. Handle kaca laring 8. Handle kaca nasopharing 9. Kaca laring ukuran 2,4,5,6 10. Kaca nasopharing ukuran 2,4,5,6 11. Kaca pembesar untuk diagnostic 12. Lampu kepala/Head Lamp + Adaptor AC/DC 13. Lampu senter untuk periksa/pen light 14. Lensa uji-coba untuk pemeriksaan refraksi 15. Lup binokuler (lensa pembesar) 3-5 Dioptri 16. Metline ( pengukur lingkar pinggang) 17. Opthalmoscope 18. Otoscope 19. Palu reflex 20. Pelilit kapas/Cotton applicator 21. Skinfold calliper 22. Snellen Chart 2 jenis (E Chart + Alphabet Chart) Spekulum vagina (cocor bebek) sedang 23. Spekulum hidung dewasa 24. Sphygmomanometer untuk dewasa 25. Stetoskop untuk dewasa 26. Sudip lidah logam/spatula lidah logam panjang 12 cm 27. Sudip lidah logam/spatula lidah logam panjang 16,5cm 28. Tempat tidur periksa dan perlengkapannya 29. Termometer untuk dewasa 30. Timbangan dewasa 31. Tonometer Schiotz 32. Alkohol 33. Povidone Iodine 34. Podofilin Tinctura 25% 35. Kapas 36. Kasa non steril 37. Kasa steril Masker wajah 38. Sabun tangan atau antiseptic 39. Sarung tangan steril 40. Sarung tangan non steril |
|
9. |
Kompetensi pelaksana |
1. Dokter umum dengan STR dan SIP aktif 2. Dokter Internsip (Jika ada) 3. Sarjana perawat dengan STR dan SIP aktif |
|
10. |
Pengawasan Internal |
Kepala Puskesmas melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya) dan rapat sewaktu-waktu dalam keadaan yang dianggap penting |
|
11. |
Jumlah Pelaksana |
1. Dokter umum: 2 orang 2. Dokter internsip: 4 orang (jika ada) 3. Perawat 3 orang |
|
12. |
Jaminan Pelayanan |
1. Pasien diperiksa oleh Dokter Umum sesuai dengan kompetensinya 2. Dokter Umum melakukan pemeriksaan medis sesuai dengan standar pelayanan medis dan prosedur tetap 3. Apabila tidak bisa ditangani drujuk ke rumah sakit rujukan tingkat lanjut 4. Dilayani oleh petugas yang memiliki sikap ramah, teliti, cekatan/responsif |
|
13. |
Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan |
1. Kerahasiaan terjamin 2. Personil yang kompeten 3. Peralatan standar 4. Berpedoman pada medis dan prosedur tetap |
|
14. |
Evaluasi kinerja pelayanan |
Evaluasi dilakukan rutin setiap 1 bulan sekali melalui program mini lokakarya |
Kamis, 7 Juli 2022
|
No. |
Komponen |
Uraian |
|
1. |
Persyaratan |
1. Tersedianya kartu identitas (KK/KTP) 2. Tersedianya kartu kepesertaan (BPJS) jika ada 3. Tersedianya kartu berobat jika ada |
|
2. |
Sistem, Mekanisme, Prosedur |
1. Pasien datang sendiri/dengan pendamping mengambil nomor antrian 2. Petugas memanggil pasien berdasarkan nomor urut 3. Petugas melayani pendaftaran pasien 4. Mencari rekam medis pasien 5. Menyerahkan rekam medis ke poli tujuan 6. Pasien menunggu dipanggil di depan ruang pelayanan |
|
3. |
Jangka Waktu Penyelesaian |
1. Pasien lama : 3 menit 2. Pasien baru : 5 menit |
|
4. |
Biaya/tarif |
Umum : Perbup No. 51 tahun 2021 dan perbup No.68 Tahun 2021 JKN : Permenkes No. 59 tahun 2014 |
|
5. |
Produk Layanan |
1. Pendaftaran pasien baru 2. Pendaftaran pasien lama 3. Pendaftaran pasien umum 4. Pendaftaran pasien bpjs 5. Pendaftaran pasien gratis dengan KTP Kab. Pekalongan |
|
6. |
Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan |
2. Telepon : (0285) 4482559 3. SMS/WA Pengaduan : 085727444437 4. Kotak saran |
|
7. |
Dasar Hukum |
Permenkes No. 128 Tahun 2009 tentang Kebijakan Dasar Puskesmas |
|
8. |
Sarpras/Fasilitas |
1. Seperangkat Komputer 2. Lemari arsip 3. Meja pendaftaran 4. Nomor antrian 5. Buku register 6. Kipas angin 7. Rak rekam medis dan Rekam medis pasien 8. AC |
|
9. |
Kompetensi pelaksana |
Keahlian dan Ketrampilan sesuai Profesi dan Kompetensi |
|
10. |
Pengawasan Internal |
Kepala Puskesmas melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya) dan rapat sewaktu-waktu dalam keadaan yang dianggap penting |
|
11. |
Jumlah Pelaksana |
Petugas pendaftaran dan rekam medis : 5 orang |
|
12. |
Jaminan Pelayanan |
1. Pasien dilayani oleh admin sesuai dengan kompetensinya 2. Admin melakukan pelayanan sesuai dengan standar pelayanan dan prosedur tetap 3. Dilayani oleh petugas yang memiliki sikap ramah, teliti, cekatan/responsif |
|
13. |
Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan |
1. Kerahasiaan terjamin 2. Petugas yang berkompeten dalam bidangnya. 3. Berpedoman pada medis dan prosedur tetap |
|
14. |
Evaluasi kinerja pelayanan |
Evaluasi dilakukan rutin setiap 1 bulan sekali melalui program mini lokakarya |
Kamis, 7 Juli 2022
|
Judul Indikator |
: |
Pengisian inform consent pada setiap tindakan gigi |
|
Dasar Pemikiran |
: |
1. Permenkes RI No.585 /MEN.KES/PER/X/1989 tentang persetujuan tindakan medik 2. Permenkes RI No. 290/MENKES/PER/III/2008 tentang persetujuan tindakan kedokteran 3. UU No.29 Tahun 2004 tentang praktik kedokteran |
|
Dimensi Mutu |
: |
Safe, People-Centred |
|
Tujuan |
: |
Memberikan perlindungan terhadap pasien dan dokter dengan cara memberikan informasi mengenai tindakan yang akan diberikan, serta menjadi tolak ukur ketertiban dan kedisiplinan bagi tenaga medis. |
|
Definisi Operasional |
: |
1. Inform Consent adalah suatu bentuk persetujuan dari pasien kepada dokter terkait tindakan yang akan diberikan. 2. Inform Consent yang dimaksudkan adalah inform consent tertulis. 3. Jenis tindakan yang diharuskan menggunakan inform consent adalah Pencabutan dewasa dengan atau tanpa penyulit, pencabutan anak anak dengan anestesi topical ataupun dengan anestesi infiltrasi, penambalan gigi, perawatan gigi pulpotomi, pembersihan karang gigi. |
|
Jenis Indikator |
: |
Indikator proses |
|
Satuan Pengukuran |
: |
Persentase |
|
Numerator |
: |
Jumlah pasien yang dilakukan tindakan dan disertai inform consent |
|
Denominator |
: |
Jumlah pasien yang dilakukan tindakan |
|
Target Pencapaian |
: |
100% |
|
Kriteria |
: |
1. Inklusi : Seluruh pasien yang membutuhkan tindakan 2. Eksklusi : Tidak ada |
|
Formula |
: |
Numerator/Denominator x 100% |
|
Metode Pengumpulan Data |
: |
Observasi kemudian dilakukan penghitungan |
|
Sumber Data |
: |
Rekam medis |
|
Instrumen Pengumpulan Data |
: |
Ceklis pada buku catatan tindakan |
|
Besar Sampel |
: |
Total sampling |
|
Cara Pengambilan Sampel |
: |
Consecutive sampling |
|
Periode Pengumpulan Data |
: |
Bulanan |
|
Penyajian Data |
: |
Tabel, grafik |
|
Periode Analisis dan Pelaporan Data |
: |
Bulanan |
|
Penanggung Jawab |
: |
Koordinator Poli gigi |
|
Judul Indikator |
: |
Kelengkapan pengisian RM, termasuk odontogram |
|
Dasar Pemikiran |
: |
1. UU No. 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran 2. Permenkes RI No. 269 tahun 2008 tentang rekam medis 3. Jurnal rekam medis odontogram sebagai alat identifikasi dan kepentingan pembuktian di Pengadilan oleh Trisnowahyuni dkk. SOEPRA Jurnal hokum Kesehatan Vol.3/1/2017 |
|
Dimensi Mutu |
: |
Terintegrasi, safe |
|
Judul Indikator |
: |
Monitoring anestesi infiltrasi/blok mandibula pada saat pencabutan |
|
Dasar Pemikiran |
: |
Jurnal Farahdina dkk dengan judul perubahan tanda vital sebagai gejala rasa cemas sebelum melakukan tindakan pencabutan gigi pada mahasiswa profesi klinik bedah mulut RSGM Unej, e-jurnal pustaka kesehatan, vol. 5(2), Mei 2017. |
|
Dimensi Mutu |
: |
Safe |
|
Tujuan |
Kamis, 7 Juli 2022
:
Buku catatan
Besar Sampel
:
Jumlah Desa/Kelurahan wilayah puskesmas kedungwuni I
Cara Pengambilan Sampel
:
Non Probability Sampling
Periode Pengumpulan Data
:
Bulanan
Penyajian Data
:
Tabel
Periode Analisis dan Pelaporan Data
:
Bulanan, Tahunan
Penanggung Jawab
:
Hikmah Mulya Utami, S.Kep.,Ns
Judul Indikator
:
Pelayanan kesehatan lanjut usia di posyandu lansia
Dasar Pemikiran
:
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Posyandu Lansia dan Posbindu PTM Terintegrasi, Kemenkes RI, 2021
Dimensi Mutu
:
Keselamatan, berorientasi pada pasien
Tujuan
:
Memantau kesehatan lansia (usia 45 tahun keatas)
Definisi Operasional
:
Wadah pelayanan kepada lansia di masyarakatberbasis UKBM dimana pembentukan dan pelaksanaannya dilaksanakan oleh masyarakat dengan pendampingan dari tenaga kesehatan Puskesmas, dalam alih informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat sebagai upaya promotif preventif dalampeningkatan status kesehatan dan kualitas hidup lansia
Jenis Indikator
:
Ouput ; Jumlah lansia yang datang dan mendapat pelayanan di posyandu lansia
Satuan Pengukuran
:
Jumlah pengunjung posyandu lansia usia 45 tahun ke atas di setiap desa/kelurahan
Numerator
:
Jumlah pengunjung lansia usia 45 tahun keatas di posyandu lansia
Denominator
:
Jumlah seluruh Lansia usia 45 tahun ke atas
Target Pencapaian
:
80%
Kriteria
:
Formula
:
Numerator/Denominator x 100%
Metode Pengumpulan Data
:
Observasi
Sumber Data
:
Buku catatan Posyandu Lansia, Buku kesehatan lansia dan register Posbindu
Instrumen Pengumpulan Data
:
Buku catatan posyandu lansia, Buku kesehatan lansia
Besar Sampel
:
Jumlah Lansia usia 45 tahun ke atas
Cara Pengambilan Sampel
:
Probability Sampling
Periode Pengumpulan Data
:
Bulanan
Penyajian Data
:
Tabel
Periode Analisis dan Pelaporan Data
:
Bulanan, Tahunan
Penanggung Jawab
:
Hikmah Mulya Utami, S.Kep.,Ns
Kamis, 7 Juli 2022
|
Judul Indikator |
: |
Cakupan penderita HT yang mendapat pelayanan kesehatan |
|
Dasar Pemikiran |
: |
UU No 43 2021 |
|
Dimensi Mutu |
: |
Safe |
|
Tujuan |
: |
Semua penderita HT terlayani dan terkendali |
|
Definisi Operasional |
: |
Usia 15 keatas yang mempunyai Tekanan darah sistol >140 diastol . 90 |
|
Jenis Indikator |
: |
Out put /hasil ,jumlah semua penderita HT yg terlayani |
|
Satuan Pengukuran |
: |
100 % dari sasaran yang ditetapkan dinkes |
|
Numerator |
: |
Penderita HT yang dilayani sesuai standar |
|
Denominator |
: |
Sasaran penderita HT sesuai SPM |
|
Target Pencapaian |
: |
100 % |
|
Kriteria |
: |
Usia diatas 15tahun |
|
Formula |
: |
|
|
Metode Pengumpulan Data |
: |
Observasi |
|
Sumber Data |
: |
Simpus, register posbindu ,register poslansia, jejaring kesehatan |
|
Instrumen Pengumpulan Data |
: |
Register |
|
Besar Sampel |
: |
19985 |
|
Cara Pengambilan Sampel |
: |
nonprobability, |
|
Periode Pengumpulan Data |
: |
1 tahun |
|
Penyajian Data |
: |
Tabel |
|
Periode Analisis dan Pelaporan Data |
: |
Bulanan , tahunan |
|
Penanggung Jawab |
: |
Laely Softyan |
|
Judul Indikator |
: |
Cakupan penderita DM yang mendapat pelayanan kesehatan |
|
Dasar Pemikiran |
: |
Permenkes no 43 2021 |
|
Dimensi Mutu |
: |
safe |
|
Tujuan |
: |
Kamis, 7 Juli 2022
46. Kasa Steril
47. Lidi kapas Steril
48. Lubrikan gel
49. Masker
50. Podofilin Tinctura 25%
51. Sabun Tangan atau Antiseptik Sarung tangan
52. Ari timer
53. Bantal
54. Baskom Cuci Tangan Celemek Plastik
55. Duk Bolong, Sedang Kasur
56. Kotak Penyimpan Jarum Bekas
57. Lemari Alat
58. Lemari ObatPerlak
59. Pispot
60. Sarung Bantal
61. Selimut
62. Seprei
63. Sikat untuk Membersihkan Peralatan
64. Tempat Sampah Tertutup yang dilengkapi dengan injakan pembuka penutup
65. Tirai
66. Toples Kapas / Kasa Steril
67. Tromol Kasa / Kain Steril
68. Waskom Bengkok Kecil Kursi Kerja
69. Lemari Arsip
70. Meja Tulis 1⁄2 biro
71. Buku KIA
72. Buku Kohort Ibu
73. Buku Register Ibu
74. Formulir dan surat keterangan lain sesuai kebutuhan pelayanan yang diberikan
75. Formulir Informed Consent
76. Formulir Rujukan
41. Bantal
42. Baskom cuci tangan
43. Kasur
44. Lampu spiritus
45. Lemari alat
46. Meja instrument
47. Meteran tinggi badan
48. Perlak
49. Pispot
50. Sarung bantal
51. Seprei
52. Sikat untuk membersihkan peralatan
53. Stop Watch
54. Tempat sampah tertutup
55. Kursi Kerja
56. Lemari arsip
57. Meja tulis 1⁄2 biro
58. Buku register pelayanan
59. Formulir dan surat keterangan lain sesuai kebutuhan
60. Formulir Informed Consent
61. Formulir rujukan
62. Kertas resep
63. Surat Keterangan Sakit
64. Surat Keterangan Sehat
Tujuan
|
: |
|
Agar dapat tercapai ketertiban administrasi serta mendapatkan informasi yang lengkap atas kondisi pasien, tindakan medic yang diberikan serta obat obat yang telah diberikan sebagai panduan untu tindakan medic atau pemberian obat berikutnya. |
|
Definisi Operasional |
: |
1. Rekam medis adalah Keterangan mengenai identitas pasien, diagnose, pemeriksaan penunjang, tindakan medic serta obat yang dikonsumsi pasien. Dalam kedokteran gigi kelengkapan rekam medis termasuk didalamnya terdapat odontogram 2. Odontogram adalah suatu gambar peta mengenai keadaan gigi dalam mulut dan merupakan bagian tak terpisahkan dari RM kedokteran gigi 3. Kelengkapan RM yang dimaksudkan disini adalah pengisian meliputi identitas, SOAP, tanda tangan tenaga medis, dan odontogram. |
|
Jenis Indikator |
: |
Indikator proses |
|
Satuan Pengukuran |
: |
Persentase |
|
Numerator |
: |
Jumlah pasien poli gigi dengan rekam medis yang diisi lengkap |
|
Denominator |
: |
Jumlah seluruh pasien poli gigi dalam 1 bulan |
|
Target Pencapaian |
: |
100% |
|
Kriteria |
: |
1. Inklusi : Seluruh pasien poli gigi dalam waktu 1 bulan 2. Eksklusi : Tidak ada |
|
Formula |
: |
Numerator/Denominator x 100% |
|
Metode Pengumpulan Data |
: |
Observasi |
|
Sumber Data |
: |
Rekam medis dan form odontogram |
|
Instrumen Pengumpulan Data |
: |
Ceklis pada buku catatan |
|
Besar Sampel |
: |
Total sampling |
|
Cara Pengambilan Sampel |
: |
Consecutive sampling |
|
Periode Pengumpulan Data |
: |
Bulanan |
|
Penyajian Data |
: |
Tabel, grafik |
|
Periode Analisis dan Pelaporan Data |
: |
Bulanan |
|
Penanggung Jawab |
: |
Koordinator Poli gigi |
:
|
Memastikan tidak terjadi komplikasi pasca anestesi dan pencabutan |
|
Definisi Operasional |
: |
1. Monitoring anestesi yaitu mengamati pasien dalam hal ini sebelum dan setelah anestesi infiltrasi maupun blok mandibula pada saat melakukan pencabutan gigi 2. Pencabutan dalam hal ini adalah pencabutan gigi permanen maupun gigi susu dengan anestesi infiltrasi atau blok mandibular 3. Pengamatan dilakukan dengan mengukur tanda vital 5 menit sebelum anestesi dan 5 menit sebelum pencabutan. |
|
Jenis Indikator |
: |
Indikator output |
|
Satuan Pengukuran |
: |
Persentase |
|
Numerator |
: |
Jumlah pasien yang dilakukan monitoring pencabutan dengan anestesi infiltrasi/ blok mandibula |
|
Denominator |
: |
Seluruh jumlah pasien yang melakukan pencabutan dengan anestesi infiltrasi atau blok mandibula |
|
Target Pencapaian |
: |
100% |
|
Kriteria |
: |
1. Inklusi : Seluruh pasien yang melakukan pencabutan dengan anestesi infiltrasi atau blok mandibula 3. Eksklusi : Tidak ada |
|
Formula |
: |
Numerator/Denominator x 100% |
|
Metode Pengumpulan Data |
: |
Observasi kemudian dilakukan penghitungan |
|
Sumber Data |
: |
Lembar pencatatan hasil observasi |
|
Instrumen Pengumpulan Data |
: |
Ceklis pada buku catatan tindakan |
|
Besar Sampel |
: |
Total sampling |
|
Cara Pengambilan Sampel |
: |
Consecutive sampling |
|
Periode Pengumpulan Data |
: |
Bulanan |
|
Penyajian Data |
: |
Tabel, grafik |
|
Periode Analisis dan Pelaporan Data |
: |
Bulanan |
|
Penanggung Jawab |
: |
Koordinator Poli gigi |
Semua penderita DM terlayani dan terkendali
|
Definisi Operasional |
: |
Usia 15 keatas yang mempunyai kadar gula darah >200 gr% |
|
Jenis Indikator |
: |
Out put /hasil ,jumlah semua penderita DM yg terlayani |
|
Satuan Pengukuran |
: |
100 % dari sasaran yang ditetapkan dinkes |
|
Numerator |
: |
Penderita Dm yang dilayani sesuai standar |
|
Denominator |
: |
Sasaran penderita DM sesuai SPM kab |
|
Target Pencapaian |
: |
100 % |
|
Kriteria |
: |
Usia diatas 15tahun |
|
Formula |
: |
|
|
Metode Pengumpulan Data |
: |
Observasi |
|
Sumber Data |
: |
Simpus, register posbindu ,register poslansia,jejaring kesehatan |
|
Instrumen Pengumpulan Data |
: |
Register |
|
Besar Sampel |
: |
1293 |
|
Cara Pengambilan Sampel |
: |
nonprobability, |
|
Periode Pengumpulan Data |
: |
1 tahun |
|
Penyajian Data |
: |
Tabel |
|
Periode Analisis dan Pelaporan Data |
: |
Bulanan , tahunan |
|
Penanggung Jawab |
: |
Laely Softyan |