Puskesmas Kedungwuni I hari ini, Kamis 16 Juni 2022, turut aktif dan berperan serta dalam rangkaian kegiatan percepatan vaksinasi covid-19 yang digelar oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Pekalongan.
Dalam kegiatan yang terpusat di halaman kantor Kecamatan Kedungwuni I ini, dihadiri juga oleh perwakilan dari Kedubes Australia di Indonesia selaku representasi dari Pemerintah negara sahabat, Australia, yang turut menghibahkan dana bantuan untuk pemulihan kesehatan, krisis bencana secara sosial dan ekonomi serta percepatan vaksinasi covid-19 di Indonesia.
Turut mendampingi dalam kegiatan ini, FORKOPIMDA Kabupaten Pekalongan, ketua PMI Kabupaten Pekalongan, Ir. Hj. Arini Harimurti, perwakilan dari Kemenkes RI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya.
[Gambar]
Kegiatan ini merupakan bagian dari Perjanjian Subsidiary Arrangement (SA) Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) Human Health Component antara Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes dengan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (Department of Foreign Affairs and Trade/ DFAT) ditandatangani pada tanggal 30 Juli 2020. Pemerintah Australia akan memberikan Bantuan Teknis senilai AUD 7,5 juta untuk periode 2020-2025.
Kerjasama AIHSP bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Indonesia dalam mencegah, mendeteksi, dan merespon wabah penyakit menular yang berpotensi mengancam ketahanan kesehatan regional dan global. Program/kegiatan yang akan dilakukan dibawah payung kerja sama AIHSP mencakup antara lain:
a. Pengembangan kebijakan dan prosedur One Health untuk darurat kesehatan dan koordinasi antar kementerian;
b. Kebijakan, prosedur, dan mekanisme koordinasi kesiapsiagaan ketahanan kesehatan untuk penyakit zoonosis di tingkat nasional dan subnasional;
c. Penguatan sistem surveilans dan informasi penyakit;
d. Peningkatan kapasitas laboratorium dalam deteksi EIDs termasuk zoonosis;
e. Peningkatan kapasitas tenaga epidemiolog (kesehatan masyarakat dan kesehatan hewan);
f. Pengembangan alat diagnosis, obat baru, dan pengendalian vektor.